Selasa, 29 Agustus 2017

Referensi Website untuk Media Belajar dan Bermain Anak


     Era digital membuat belajar tak lagi dibatasi oleh ruangan kelas. Begitupula anak - anak, saat ini belajar tak melulu dari guru dan buku, tapi sudah merambah ke dunia digital. Melalui  dunia maya anak - anak sudah terbiasa menggunakan mesin pencarian seperti google. Banyak juga aplikasi yang dapat diunduh untuk mendampingi dan meningkatkan mutu belajar anak. Di youtube pun banyak sekali media belajar yang disajikan menarik audiovisualnya. Begitu pula dengan saya, akhir - akhir ini saya sedang giatnya mengunjungi beberapa website yang bisa dijadikan referensi untuk kita mendapatkan media belajar dan bermain anak - anak. Baiklah berikut ulasan dari saya ....😊😊😊 

1. Indonesia Montessori 
     Founder Indonesia Montessori Ibu Elvina Lim Kusumo menyadari peran ibu sangatlah besar sebagai guru bagi anak - anaknya sehingga Vina begitu sapaan akrabnya tertarik tentang metode montessori. Beliau pun meraih gelar sarjana pendidikan dari North American Montessori untuk bidang Montessori Early Childhood Education and Teaching. Setelah lulus, beliau mendirikan Indonesiamontessori.com dengan harapan ibu - ibu di Indonesia dapat memberikan aktivitas dengan metode montessori. Uppss, iya belum aku jelaskan ya apa sih montessori itu ? Dikutip dari website indonesiamontessori.com, Metode Montessori adalah suatu pendekatan yang dicetuskan oleh Doktor Montessori berdasarkan pengalamannya menangani secara langsung anak - anak berkebutuhan khusus di Casa Dei Bambini, Italia. Metode montessori menekankan pendidikan anak berdasarkan teori perkembangan anak. Anak diberikan kebebasan dan kemandirian dalam belajar termasuk mengoreksi kesalahan yang dibuatnya sendiri sedangkan peran orangtua lebih bersifat mengarahkan. Tentu saja orang tua yang berkeinginan mempraktekkan pendekatan metode montessori untuk anak - anaknya menyiapkan materi dan kegiatan untuk anak. Melalui website indonesiamontessori.com, kita bisa membaca dan mengunduh beragam aktivitas untuk anak bahkan aktivitas tersebut disesuaikan dengan rentang usia anak. Ohya jika kita memilih pada menu resources, kita bisa mengunduh dan mencetak semua printable dalam website IMC. Tentu saja semuanya gratis ! Menyenangkan bukan, kita dapat beragam media belajar untuk anak. Ibu Vina juga telah menerbitkan buku yang berkaitan dengan metode montessori, jadi membuat kita yang tertarik menerapkan metode montessori lebih mudah karena sudah ada buku panduannya. Nah bagaimana tertarik untuk mengunjungi indonesiamontessori.com ? 😄




Website Indonesiamontessori.com
   
Buku Montessori di Rumah  "55  Kegiatan Keterampilan Hidup"

Buku Montessori di Rumah  "Kegiatan Aktivitas Matematika"

2. Rumah Inspirasi 
           Nah bagi orangtua yang berminat menerapkan pendidikan homeschooling untuk anak bisa berkunjung ke website rumahinspirasi.com. Dikutip dari website Rumah inspirasi didirikan oleh Keluarga Sumardiono (Bapak Aar dan Ibu Lala) yang dikaruniai tiga orang anak yaitu Yudhistira, Tata dan Duta. Beliau memilih Home Education sebagai model pendidikan untuk anak - anak mereka karena belajar dapat dilakukan dimana saja, kapan saja dan bersama siapa saja. Belajar menjadi sebuah kesenangan dan kebutuhan bukan sebuah kewajiban dan beban. Melalui website rumahinspirasi.com, para pengunjung dapat menengok berbagai macam kegiatan belajar anak - anak yang telah dilakukan keluarga Sumardiono.Wah menginspirasi banget deh orangtuanya bisa membimbing ketiga anaknya dalam metode Homeschooling 😍😊



Website Rumahinspirasi.com



3. Rumah Bunda
           Website rumahbunda.com diinisiasi oleh Bunda Alifa yang berdomisili di Yogyakarta dengan suami Ebta Setiawan dan dikaruniai dua orang anak yaitu Alifa Mufida dan Fairuz Zayyan. Di dalam website rumah bunda kita dapat mengunduh gratis berbagai worksheet untuk media belajar anak kita. Tidak hanya itu, produk pendukung belajar untuk anak seperti buku, pasta ajaib pelangi, busy book, pasir kinetik dan lain sebagainya. Selain itu, di Rumah Bunda kita juga bisa membaca berbagai artikel sesuai kategori bahasan yang kita inginkan seperti Baby & Toddler, Breastfeeding, Education, Pregnancy dan lain sebagainya. Wah jadi pengen seperti Bunda Alifa punya website pribadi yang lengkap materinya. 😊







Website www.rumahbunda.com

 4. Ummuumar 
                  Di website ummuumar18.wordpress.com  kita dapat mengunduh free printable yang full colour dan isinya pun bagus - bagus deh. Tentu saja hal ini lebih menarik anak dalam belajar 😊




Website ummuumar18.wordpress.com


5. Worksheetfun
           Nah kalau worksheetfun ini khusus menyajikan berbagai lembar kerja yang dapat diunduh gratis dan bisa disesuaikan dengan rentang usia sekolah anak. Jadi lembar kerja tidak monoton berisi huruf dan angka tapi juga dilengkapi tampilan visual yang menarik anak untuk belajar dan memahami materi dengan baik. Nih bisa diklik link websitenya worksheetfun.com, tidak ada salahnya bukan menyajikan lembar kerja yang menarik untuk anak. Tentu lebih baik jika peran optimal orangtua dalam menemani anak belajar. 





Website www.worksheetfun.com

Baiklah sekian ulasan referensi website untuk media belajar dan bermain anak, semoga bermanfaat yaa... Nanti bakal diupdate lagi deh kalau ada website yang menarik lagi. Sampai jumpa di tulisan berikutnya yaa 😇😆


With 💓,
Puput




Jumat, 25 Agustus 2017

Ceritaku dalam Trisemester Pertama Kehamilan



Hasil USG janin berusia 6w6d


Alhamdulillah wa syukurillah, tak hentinya mengucap syukur. 
Allah memberikan amanah kepada kami berdua dengan kabar kehamilan. Memang kami berdua tidak ada keinginan untuk menunda memiliki momongan. Jadi ikhtiar, doa dan tawakkal yang dapat kami berdua lakukan. Apalagi bagiku memiliki buah hati masih dalam usia muda suatu kebahagiaan tersendiri. Mengapa demikian? Karena dalam rentang usia produktif memiliki anak tentu dapat mengoptimalkan dalam proses mendidik dan mengasihi mereka. Selain itu, tentu akan berpengaruh pada pola mendidik anak. Menurutku ketika orangtua memiliki anak pada usia produktif dan siap secara fisik, mental serta finansial maka pola mendidik anak pun akan bisa optimal untuk mendukung tumbuh kembang anak. 

Baiklah berlanjut ke cerita kehamilan trisemester pertama yang kualami

Tanda kehamilan yang paling umum dialami tiap perempuan yaitu terlambat datang bulan (haid). Dulu sebelum menikah aku termasuk cuek banget catet siklus haid bulanan. Tapi semenjak menikah, ibu sudah mewanti - wanti untuk rajin mengingat atau setidaknya dilingkari tuh di kalender siklus haid bulanan. Ya udah aku laksanakan dengan mencatat di kalender hp. Untuk sahabat - sahabat yang sudah menikah, penting nih untuk kita tahu siklus haid bulanan kita beserta rentang waktu haid yang kita alami. Karena kita bisa tahu tanggal perkiraan masa subur yang sangat baik untuk membantu kita dalam berhubungan suami istri. Tingkat keberhasilan proses pembuahan akan meningkat ketika kita mengikuti tanggal masa subur. Gimana caranya tahu tanggal perkiraan masa subur ? Mudah kok. Tinggal menggunakan bantuan mesin pencari google, ketikkan "Kalkulator Masa Subur", pilih www.ibuhamil.com silahkan diisi pada tiap kolomnya. Ya itulah salahsatu ikhtiar yang bisa kita lakukan bukan. 


Kalkulator Masa Subur (www.ibuhamil.com)

Akhirnya setelah terlambat haid 7 hari, aku memberanikan diri untuk membeli test pack. Setelah membaca panduan menggunakan test pack, ternyata lebih disarankan untuk tes uji kehamilan dilakukan pada urine pertama pada pagi hari karena kandungan konsentrasi hormon hCG (Human Chorionic Gonadotrophin) terbesar yaitu 25 mIU/ml. Konsentrasi hormon hCG dihasilkan oleh plasenta akibat adanya proses implantansi (penanaman) setelah pembuahan. Jika di dalam urin kita sudah terkandung hormon hCG lebih dari 25 mIU/ml, maka testpack akan menunjukkan dua garis merah yang berarti dapat diartikan Hamil. Test uji kehamilan aku lakukan pada dini hari sekitar pukul 02.00 karena kebetulan terbangun. Memang akhir - akhir ini hasrat untuk buang air kecil lebih intens dibandingkan biasanya. Deg-deg an nggak karuan sih waktu pertama kali menggunakan test pack. Perlahan setelah 1 menit berlalu, muncullah dua garis merah tipis. Alhamdulillah ya Allah. Maksud hati ingin segera mengabarkan pada suami, tapi nggak tega juga karena sedang pulas tertidur. Akhirnya sewaktu sholat shubuh, menyampaikan kabar kehamilan kepada suami.  Suami menanggapi dengan ucapan alhamdulillah dan seulas senyum. 

Untuk lebih meyakinkan hasil uji kehamilan, kami berdua memeriksakan ke dokter kandungan. Karena sebagai ibu hamil yang minim pengalaman, sempet terlintas gimana kalo ada kejadian hamil di luar kandungan. Naudzubillahmindzalik. Pemeriksaan ini memang bagiku terlalu dini, tapi bisa lebih memastikan kondisi kehamilan agar lebih berhati - hati dalam beraktivitas serta diimbangi dengan mengonsumsi makanan yang bergizi.  Kami memilih ke Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Wahyu Slamet, Bitung karena jaraknya relatif dekat dari rumah serta dokter kandungannya pun perempuan yaitu Dr. Sandra. Jujur saya pribadi lebih sreg jika diperiksa oleh dokter kandungan perempuan. Ya pasti tiap dokter profesional dalam menjalankan pekerjaannya. Semua kembali pada pilihan tiap pribadi yaa... Pertanyaan dari Dokter adalah tanggal hari pertama haid terakhir yang menjadi patokan minggu kehamilan, keluhan dan siklus haid teratur atau tidak setiap bulannya. 

Pemeriksaan pertama dengan Dr. Sandra dilakukan USG Transabdominal, beliau menyatakan sudah ada kantong kehamilan tapi janin masih belum terlihat. Alhamdulillah, selamat ibu positif hamil.  Dokter menyarankan padaku untuk kembali dilakukan pemeriksaan 2 minggu lagi. Pemeriksaan 2 minggu kemudian dilakukan dengan USG Transvagina karena janin masih belum terlihat jika diperiksa menggunakan USG Transabdominal (melalui perut). Wuah perasaanku saat itu, gimana nih dedeknya kok nggak keliatan di USG, hamil nggak ya. Ya akhirnya perasaan pasrah dan menenangkan diri. Tenang put. Setelah beberapa saat akhirnya ... Alhamdulillah ya Allah, dedek terlihat dilayar monitor dan layar LCD untuk dilihat suami. Dr. Sandra, Alhamdulillah selamat ya bu. Dr. Sandra mengatakan usia janin 6w6d, ukuran janin belum sampai 1 cm dan detak jantung normal. Dilanjutkan dengan perbincangan ringan masalah kehamilan. Dr.Sandra mengingatkan tentang konsumsi makanan yang bergizi, jangan makan makanan mentah atau setengah matang, istirahat cukup dan perhatikan kebersihan diri.

Selama kehamilan trisemester pertama ini apa saja yang aku alami ?
1. Mual dan Muntah 
Alhamdulillah, aku tidak mengalami mual muntah pada awal kehamilan yang biasa disebut morning sickness. Tiap ibu hamil pasti mengalami pengalaman yang berbeda - beda, karena kehamilan merupakan proses yang istimewa bukan. Jadi tentu saja ini membuatku  lega, ya lagi - lagi dengan kondisi di perantauan tentu akan sedikit merepotkan ketika harus mengalami morning sickness. Alhamdulilah dedeknya pengertian memahami kondisi bapak ibunya sedang di perantauan jauh dari keluarga dan saudara. Apalagi kesibukan suami yang mobilitasnya lumayan tinggi. Karena nggak mengalami mual muntah asupan makanan dan minuman bisa konsumsi dengan baik. 

2. Ngidam 
Selama trisemester pertama, aku nggak merasakan ngidam. Dulu sih sempet ngebayangin kalo nanti hamil dan ngidam terus susah lagi makanannya yang dipengenin, gimana tuh yaa? Eeh ternyata nggak ngalamin. Y syukurlah suami jadi nggak kerepotan menuruti ngidam makanan selama hamil. hehe. Alhamdulillah dedek pengertian :). Kan berabe, misal aku ngidamnya sambel deso yang deket kampus, bakso lumayan yang di rumah Malang, dll. Kalaupun dipaketin yaa udah nggak bisa dikonsumsi ketika nyampe Bitung. Huhu 😓. Pernah baca artikel gitu, kalo ngidam saat hamil itu sebagai pertanda tubuh kita membutuhkan asupan nutrisi dari makanan tersebut. Hmmm benar nggak yaa ?

3. Kebiasaan tidur
Saat ini harus menyempatkan untuk tidur siang dan posisi tidur dibiasakan dengan miring ke sebelah kiri. Mengapa demikian ? Karena membuat kerja jantung lebih mudah, berat badan bayi tidak menekan vena besar yang bertugas membawa darah kembali lagi dari kaki ke jantung. Hal ini juga akan meningkatkan sirkulasi darah lebih cepat menuju ke janin, rahim dan ginjal. Kesulitan tidur masih belum aku alami, mungkin nanti ketika kehamilan makin besar. Sebisa mungkin aku memaksakan diri untuk tidur sebelum pukul 10.00 malam agar istirahat bisa optimal dan bangun pagi lebih segar. 

4. Asupan Makanan 
Karena tidak mengalami mual dan muntah jadi makanan apa saja bisa leluasa aku konsumsi tanpa harus terbuang. Alhamdulillah. Ketika hamil tentu saja konsumsi makanan yang dulu jarang dikonsumi harus mulai dikonsumsi. Seperti jagung manis, kacang hijau, buah - buahan, sayur, singkong, air kelapa menjadi menu tambahan. Kalau konsumsi ikan pasti, karena memang suka makan ikan. Tapi untuk ikan tuna aku cenderung membatasi karena tingkat kandungan merkuri yang tinggi yang dikhawatirkan berpengaruh pada kesehatan bayi. Selain itu aku suka minum susu prenagen rasa coklat yang rutin dikonsumsi 2x sehari. Memang bawaan hamil itu, cepet banget terasa laparnya. Kalo nggak diturutin buat aku pusing. Jadi sebisa mungkin ada cemilan penyelamat seperti pisang dan biskuit. Ohya, aku juga memperbanyak minum air putih karena otomatis kebutuhan semua nutrisi dan air tidak hanya untuk satu orang tapi sudah dua orang. Dampaknya banyak minum air putih yaa jadi sering ke kamar mandi hehehe. Yang penting kita udah nggak boleh egois mikirin makanan yang kita suka, tapi lebih pada makanan bergizi seimbang kata dokter mengingatkanku. Dokter juga tak lupa memberikan suplemen makanan yang mengandung asam folat, DHA dan omega 3 serta vitamin. 

4. Emosi 
Memang yang aku rasakan ketika hamil adalah emosi  yang gampang naik turun. hehe naik turun emang roller coaster yaa. Hmm kadang bisa ngerasa sedih dan bisa bahagia banget. Itulah aku berusaha untuk mengontrol emosi karena pasti hormon yang dikeluarkan dari perasaan itu akan terasa juga oleh dedek. Pokoknya kalo udah mau mellow akibat homesick yaa putar murottal ayat suci Al Qur'an dan bisa juga lagu - lagu kesukaan. 

5. Aktivitas
Aktivitas masih disibukkan dengan pekerjaan di ranah domestik, bekerja sebagai ibu rumah tangga. Saat masa kehamilan ini saya tidak terlalu ngoyo dalam menjalaninya. Terkadang juga cenderung malas ngapa-ngapain. Hehe. Tapi sebisa mungkin aku lawan dengan yaa beraktivitas seperti biasa. Kan nggak mau nanti dedeknya ikutan malas. Selain kegiatan di ranah domestik seperti mencuci, bersih - bersih rumah, memasak, setrika, yang rutin dijalani pasti membaca buku, mencari informasi di internet, dan tentu saja menulis. Sebisa mungkin untuk mengurangi keluhan dan berpikir positif. Membuat perasaan untuk selalu happy. Supaya hormon di tubuh kita melepaskan hormon yang bahagia dan tersampaikan juga ke dedek 😘

Doakan yaa semoga ibu, dedek dan bapak selalu baik dan sehat hingga masa persalinan dilancarkan. Aamiin

Aku pun ikut mendoakan untuk sahabat - sahabat yang sedang menanti kehadiran sang buah hati semoga Allah SWT segera memberikan amanah terindah untuk menjadi orangtua. Aamiin 

Boleh di share dong gimana pengalaman sahabat selama hamil ? Baiklah. Sampai ketemu lagi ditulisan selanjutnya 


with love,
Puput





Selasa, 22 Agustus 2017

Cerita Kehidupan setelah Menikah

Liburan di Pantai Seruni, Bantaeng

Menikah.

Sebuah kata kerja yang menurut KBBI dari penggalan kata Nikah yaitu perkawinan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama. Menikah bukan hanya mengawinkan dua individu namun juga mengawinkan dua insan dalam hal ilmu, karakter, budaya, prinsip, dan lain sebagainya.

Lantas, bagaimana dengan saya ?
Kehidupan saya setelah menikah memang berubah, yapp. Berubah menuju ke tujuan yang lebih baik. Memang awalnya agak kagok, saat masih belum menikah masih disibukkan dengan pekerjaan di ranah publik. Saat ini, saya disibukkan dengan kegiatan di ranah domestik. Hmm.. kagoknya yaa pasti nggak ada kegiatan seperti analisa di laboratorium. Dulu mah boro - boro mau masak, cuman masak mie doang. Paling demennya cuma buatin cemilan kayak pempek udang/tenggiri, salad buah sm sandwich aja. Nggak masak macem - macem gt.Wkkwkwk. Secara yaa selama 2 tahun di kantorku dah lengkap fasilitasnya kantin selalu tersedia makanan dengan pedoman gizi seimbang. Hahaha. Tinggal ambil menu makanan sesuai selera, duduk manis menikmati makanan, dan cuci piring. Belum lagi camilannya, duh buka kulkas ada aja yang dimakan macem es krim, roti, frozen food... aaah rindu tuh sama isi kulkas kantor. wkwkw. Kebiasaan makan seafood macem cumi, kepiting saus padang dan saus mentega, kerang, aiihhh... Pak Alfan (Pak Bos) selalu nggak segan traktir kita yaah minimal sebulan 2x mampir makan di seafood Cak Mat. Kalo Mbak Arini (Bu Kepala Lab) pasti kalo ngajak kita belanja keperluan lab, sempetin mampir  ke resto. wkwk... aku aku jadi nostalgia jaman kerja di TC (Training Center) Lab PT. Central Proteina Prima, Probolinggo.   Ternyata nggak sia-sia. Alhamdulillah, berat badanku nambah 10 kg selama 2 tahun. Banyak orang mengira aku bakal tetep kurus, eeh gendutannya ternyata nunggu kerja dulu dan pastinya perasaan happy. hmmm.... Sekarang pastinya rajin berkutat memasak di dapur. Nggak ada deh jaman makan di kantor yang semua udah ready to eat. Haha. 

Heran, pastinya aku dulu yang jarang pake banget masak di dapur, perlahan sekarang skill memasak udah ada peningkatan. yaa... tapi jangan request ke aku masak macem Rendang,  Coto Makassar, Soto Ayam, Konro Bakar, dll haha belum bisaa boo'. Nantilah pelan - pelan kalo dah pindah ke Makassar aku bertekad untuk belajar masak berbagai menu andalan. Setidaknya kalo ada keluarga dan teman bertandang ke rumah, udah Pede sama hasil masakan. Hal yang bisa aku petik dari kegiatan memasak yang aku lakukan selama ini adalah.... lakukan semuanya dengan ikhlas, hati senang, voillaaa... alhamdulillah masakan pasti enak. Hehehehe. 

Mungkin ada yang mau share apa sih yang menyebabkan rasa masakan bisa enaak ? Ya yang pasti sih skill memasak dikuasai yaa :D

Intinya saat masih berstatus single, aku lebih fokus pada kebahagiaan diri sendiri, ya bahasanya sih egois gitu. Kerja sambil nyambi ngajarin belajar anak training ini itu, selama aku bisa oke aja. Mau travelling ke sana kemari asal diizinkan orangtua, udah ayok berangkat aja. Mau belanja, mau kulineran, perawatan ke salon, nonton drama korea wah udah deh pasti dijamin aktivitas paling semangat untuk dilakuin. Hahaha. Ya pasti kalian semua pernah mengalami fase ini.Namun semenjak menikah, tentu perlahan aku harus mengikis ego itu. Berusaha mengontrol emosi dan tindakan. Ya wajarlah masih sekali dua kali ada pertengkaran kecil akibat hal sepele, tapi alhamdulillah tidak lama kami bisa langsung berbaikan. Udah langsung peluk - peluk sambil dievaluasi salahnya apa dan berusaha untuk tidak mengulangi. Menikah membuat saya menyadari, fokus saya bukan hanya untuk diri saya sendiri lagi tapi kepada kebahagiaan keluarga kami. Yapp, let's the story begin....

Kehidupan setelah menikah

Maukah tuk menjadi pilihanku 
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama yang selalu ada di saat pagi ku membuka mata
Izinkan aku memilikimu, mengasihimu, menjagamu, menyayangimu
Memberi cinta
Memberi semua yang engkau inginkan
Selama aku mampu aku akan berusaha 
Mewujudkan semua mimpi dan harapan tuk menjadi kenyataan
-Penggalan lirik lagu Maliq d'essential, Pilihanku-
Setelah prosesi pernikahan usai, kehidupan panjang pernikahan telah menanti. Kehidupan pernikahan tidak selamanya seperti Cinderella dongeng kanak - kanak yang  diakhir cerita "Mereka hidup bahagia selamanya",  karena kehidupan pernikahan juga dibangun diatas peluh perjuangan dan tangis pertengkaran. Membaca artikel yang dilansir life.idntimes.com dengan judul "13 ujian yang siap menanti setelah kamu menikah" memang benar adanya.Yapp, berikut ke-13 ujian yang akan kami hadapi bersama
1. Untuk suami, masalah finansial yang harus dipikirkan tentu akan bertambah2. Buat istri, sudah waktunya nggak manja lagi, ada suami yang perlu diperhatikan juga3. Ingat, masih ada orangtua dan mertua yang perlu kamu jaga juga4. Dengan menikah, semakin banyak sifat pasangan yang terbuka5. Hamil sembilan bulan bisa terasa berat kalau tidak ada kerjasama yang kuat6. Ketika anak lahir, disitulah muncul tantangan jangka panjang yang lain7. Setelah menikah, pulang ke rumah usai kerja merupakan prioritas pertama dalam kehidupanmu8. Seiring bertambahnya usia anak. waktu bersama pun akan semakin berkurang9. Karir juga meningkat dengan tajam, namun godaan yang datang semakin banyak juga10. Belajar bagaimana caranya memantau anak,tanpa mengekangnya itu susah !11. Ketika anak telah memilih kehidupannya sendiri, percayalah kalian akan selalu dibutuhkan olehnya, sesederhana apapun itu12. Di usia yang tak bisa dibilang muda lagi, kamu menyadari bahwa perjuangan orangtuamu dulu tidak bisa dianggap sebelah mata13. Karena hanya Tuhan yang mampu memisahkan cintamu, kamu akan tetap saling memperjuangkan dan mengisi satu sama lain


Selfie di pesawat 



Kehidupan setelah menikah kami jalani di perantauan yaitu Kota Bitung. Tentu saja saya sangat excited dengan hidup merantau dengan suami. Lahir dan dibesarkan di Pulau Jawa, perasaan untuk mengetahui kehidupan di pulau Sulawesi juga cukup besar. Pergi merantau dan berstatus istri perlahan mendidik saya untuk mandiri dan mulai hidup dengan sederhana. Kebetulan di Bitung kami tinggal di rumah yang disulap menjadi kantor dan tempat tinggal. Pekerjaan suami saya sebagai Kepala Unit Bitung Perum Perindo disibukkan dengan aktivitas perdagangan ikan tuna, cakalang, malalugis, menjalin kerjasama dengan perusahaan dan investor serta kerjasama kapal penangkapan ikan. Sejauh ini selama saya mengenal suami saya tidak banyak perubahan drastis dari sifat dan perilakunya. Ya kan biasanya setelah orang menikah banyak yang kaget dengan proses adaptasi antara suami dan istri. 
Awalnya pasti aneh banget yak, ada orang asing laki - laki yaitu suami yang tidur disebelah kita. Yaah sekarang udah terbiasa banget. Asiknya ada yang dipeluk dan diciumin. Hehe. Apalagi yang buat aku bersyukur, suami menjadi imam sholat kita.  Alhamdulillah. Untuk urusan makanan suami termasuk pribadi yang nggak rewel atau pemilih. Jadi enak deh bisa masak apa aja. Sesekali suami memang komentarin hasil masakan tapi sering juga memuji. "Enak dong masakannya istriku" ujar suamiku sambil senyum. Suami saya termasuk tipikal orang rumahan alias betah di rumah. Yaa kalo aku udah bosen di rumah terus, baru deh ngerengek minta diajak jalan. Hahaha. Suami saya juga bukan tipikal orang yang romantis. Lebih pada aksi dari reaksi. Hmm gimana ya jelasinnya intinya dia menggunakan tindakan, dibandingkan kata - kata romantis. Kesannya cuek tapi sungguh dia pribadi yang perhatian. Setelah menikah, tentu saja kita juga punya partner untuk bercerita dan diskusi. Kalau masalah keuangan, ada yang perhitungan masalah pengeluaran tapi ada yang cuek nggak terlalu perhitungan. 
Yang saya kagumi dari suami adalah pekerja keras, baik banget, berjiwa sosial tinggi, dan bertanggungjawab terhadap amanah. Terus apakah suami saya pernah marah? Ya pernah, tapi memang penyebabnya aku :D. Maklum kadang manjanya kambuh, padahal suami masih sibuk. Ya syukurnya, kita selalu cepat berbaikan dan saling memaafkan. Eitss, kita juga evaluasi lho kenapa sih penyebabnya. Jadi kedepannya bisa diminimalisir penyebab pertengkaran. Intinya dalam kehidupan berumah tangga adalah komunikasi yang baik antara suami dan istri. Insya allah semua bisa diselesaikan dengan baik. 
Nyaris saja kami memutuskan untuk mulai mengurus administrasi untuk KTP dan KK Bitung namun suami saya memiliki rencana lain di masa depan. Yaitu memutuskan pindah ke Makassar dengan pertimbangan kehidupan sosial keluarga kami kedepan lebih baik, rencana usaha, yaa intinya demi kebaikan masa depan kami. Tentu saja sebagai istri saya mendukung keputusan suami, karena saya juga senaaang sekali jika bisa hidup di Makassar. Hehehe. Alhamdulillah, ada jalan terbaik untuk suami saya dengan dipindah dinaskan ke Makassar. Yeay...
Sebagai seorang istri, individu dan calon ibu tentu saja aku memiliki target untuk dicapai. Targetku selanjutnya adalah pengen punya usaha sendiri, belajar dan praktekkan dengan sebaik - baiknya tentang ilmu parenting dengan membaca, bergabung dengan komunitas Institut Ibu Profesional, rutin menulis dan blogging, meningkatkan skill memasak serta mengelola keuangan keluarga dengan baik. Aamiin. Ayo semangat put !!
Begitulah sekilas cerita kehidupan kami setelah menikah yang tentu saja nanti banyak cerita yang akan kami lalui bersama. Bagaimana dengan cerita kehidupan kalian setelah menikah ? Boleh dong saling share. Semoga selalu bahagia dan dalam lindungan serta rahmat dariNya yaa. Aamiin.


With love,Puput

Menjadi Ibu

  Perempuan memiliki fitrah untuk menjadi seorang ibu, tapi saya sendiri pun menyadari bahwa saya terlahir pada generasi perempuan yang tida...