Rabu, 24 Januari 2018

NICE HOMEWORK #1 ADAB MENUNTUT ILMU


Assalamu’alaikum Wr Wb
Badge Tepat Waktu untuk tiap peserta kelas Matrikulasi dalam mengerjakan NHW

          Alhamdulillah, Senin 22 Januari 2018 menjadi hari perkuliahan pertama online saya di kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional (MIIP) Batch 5 yang dipandu oleh Bunda Maria Ulfah sebagai fasilitator pendamping. Di dalam MIIP fasilitator pendamping bertindak seperti guru yang menyampaikan materi perkuliahan online via whatsapp dan menjawab pertanyaan dari peserta dalam sesi diskusi. Akhirnya saya kuliah lagi, kuliah online tapi insya allah manfaatnya luar biasa. Selain dipertemukan dengan bunda – bunda pembelajar, kelak ketika kita  lulus kelas matrikulasi banyak kegiatan yang dilaksanakan tentunya secara offline. Bisa berupa seminar, rumah belajar yang berhak kita pilih (rumbel menulis, memasak, craft, dll), playdate, kegiatan sosial, dan lain sebagainya. Jadi kita bisa bertemu dan saling belajar dengan bunda – bunda di IIP. 
         Materi pertama dalam MIIP berjudul “Adab Menuntut Ilmu”.Pada intinya materi ini bertujuan untuk pentingnya seorang penuntut ilmu untuk memiliki adab. Adab yang baik akan membawa keberkahan pada ilmu yang kita pelajari. Hmmm… setelah membaca dan memahami materi adab menuntut ilmu, salah satu penyebab kita mudah melupakan ilmu yang kita sudah pelajari sebagai akibat dari kurang beradabnya kita dalam menuntut ilmu. Selain itu, ilmu yang paling mudah untuk diserap adalah melalui tindakan keteladanan. Saya pribadi lebih mudah memahami sebuah ilmu jika sudah dipraktekkan, tidak hanya ditulis. Sama halnya ketika kita memberikan contoh perilaku teladan pada anak lebih baik dibandingkan hanya sekedar berucap. Fitrah anak – anak yang lebih cepat untuk meniru perilaku orang lain, untuk itulah kita sebagai manusia dewasa memberikan contoh perilaku yang baik pula.  Dengan harapan anak – anak dapat berperilaku teladan.
            Bergabungnya saya di MIIP yang tak lepas dari dukungan suami, menjadi salah satu ikhtiar saya untuk menjadi ibu profesional. Karena menjadi seorang ibu yang profesional juga butuh sekolah. Kita saja rela menempuh kuliah 4 tahun demi bekal di masa depan. Lantas bagaimana dengan sekolah menjadi ibu? Apakah kita berpuas diri menjadi seorang ibu yang biasa – biasa saja. Atau memilih untuk berproses menjadi ibu profesional.  Semua kembali kepada pilihan pribadi masing – masing. Menjadi seorang ibu yang masa belajarnya seumur hidup, saya haruslah bersungguh – sungguh untuk menuntut ilmu. Bagi saya menjadi seorang ibu dibutuhkan tekad kuat dan komitmen untuk memberdayakan diri.
               Baiklah, sepertinya sudah cukup untuk intronya yaa…  Baiknya kita lanjutkan ke materi pembahasannya, setelah tiap peserta mendapatkan materi dan terlibat diskusi keesokan harinya fasilitator pendamping memberikan tugas berupa Nice Homework (NHW). NHW ini harus dikerjakan tiap peserta dengan tenggat waktu satu minggu dan disetorkan via Google Classroom. Menurut saya, NHW  merupakan “ruh” dalam kelas matrikulasi karena dari sebuah tulisan pemikiran kita yang harus dipraktekkan dalam kehidupan. Berikut ada 4 pertanyaan untuk materi pertama "Adab Menuntut Ilmu"

1.      Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini !
Saya akan menekuni ilmu parenting berbasis islam. Walaupun diri saya juga masih jauh dari kekurangan ilmu dari segi agama tetapi insya allah hal ini akan memacu saya untuk terus belajar.

2.      Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut ?
Menjadi seorang ibu berarti harus siap menjadi madrasah utama dan pertama bagi anak – anaknya. Selain itu, kita sebagai orang tua tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar anak tapi yang tidak kalah penting adalah kita harus mengingat bahwa kehadiran anak dalam rumah tangga sebuah amanah yang Allah SWT percayakan kepada kita. Kewajiban mendidik dan tanggung jawab sebagai orang tua terhadap anak tidak hanya di dunia tapi juga kelak di akhirat. Untuk mendukung hal tersebut tentu dibutuhkan ilmu parenting. Ilmu parenting yang akan saya pelajari berbasis islam. Ilmu parenting berbasis islam juga harus dibarengi dengan pendekatan psikologi kepada anak. Sebagai ibu kita harus mau untuk belajar dan terus belajar untuk masa depan generasi. Semoga Allah meridhai dan memberikan keberkahan kepada niat dan tindakan saya. Aamiin.

3.      Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?
a.       Membaca sumber ilmu berupa buku, artikel, jurnal yang berkaitan dengan parenting
b.      Membuat catatan ringkas dari  hasil membaca
c.       Berupaya untuk melibatkan suami secara optimal dalam mendidik anak
d.      Mempraktekkan ilmu yang sudah dipahami secara kontinu
e.       Bergabung dengan komunitas yang berfokus pada ilmu parenting
f.       Mengambil manfaat kebaikan dari setiap orangtua dalam mendidik anak
g.      Rutin menulis di blog dan membaca pengalaman dari para blogger dalam mendidik anak
h.      Mengikuti seminar tentang parenting

4.      Berkaitan dengan adab menuntut ilmu, perubahan sikap apa yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut?
a.       Sikap ikhlas dan selalu berpikir positif dalam menjalani proses mencari ilmu tersebut bahwa ilmu yang kita dapatkan nantinya dapat selalu terikat dan bermanfaat
b.      Sikap konsistensi diri dan tekun dalam memahami serta mempraktekkan ilmu parenting

Alhamdulillah, ternyata mengerjakan NHW semacam “reminder” atau pengingat bahwa kita memiliki target yang harus dicapai dalam menjalani hidup di universitas kehidupan. Bahwa hidup tidak hanya sekedar beribadah dan bekerja tapi juga menuntut manusia terutama diri saya untuk terus belajar. Semangat memberdayakan diri.


Wassalamu’alaikum Wr. Wb

With love,
Puput




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menjadi Ibu

  Perempuan memiliki fitrah untuk menjadi seorang ibu, tapi saya sendiri pun menyadari bahwa saya terlahir pada generasi perempuan yang tida...